Sebut Warga Rajin Memilah, Pramono Klaim Sampah ke Bantargebang Turun 500 Ton Sehari

www.bincangekonomi.comǁJakarta,1 September 2026-Volume sampah yang dikirim dari Jakarta ke TPST Bantargebang kini berkurang sekitar 500 ton per hari. Penurunan tersebut diklaim sebagai salah satu hasil dari gerakan pemilahan sampah yang terus didorong Pemprov DKI Jakarta sejak Mei 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengurangan kiriman sampah ke Bantargebang berjalan beriringan dengan meningkatnya kesadaran warga untuk memilah sampah dari rumah. Sampah Dipilah, Kiriman ke Bantargebang Berkurang Pramono menyebut…

Read Full News

Anggota DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Antisipasi Sampah Malam Tahun Baru 2026

www.bincangekonomi.com.ǁJakarta,22 Desember 2025-Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Husen, mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi secara maksimal penanganan sampah saat perayaan malam pergantian tahun. Menurut Husen, lonjakan aktivitas masyarakat pada malam tahun baru berpotensi menimbulkan peningkatan volume sampah yang sangat besar di berbagai titik Ibu Kota. Ia meminta seluruh jajaran terkait, mulai dari petugas kebersihan di lapangan hingga Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel), bekerja optimal membersihkan sampah yang tercecer di…

Read Full News

Sampah Jakarta Kini Jadi Bahan Bakar Alternatif, INTP Siap Serap untuk Produksi Semen

www.bincangekonomi.com.ǁJakarta,21 Desember 2025-Sampah perkotaan Jakarta kini mulai dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF). Melalui operasional RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara, Pemprov DKI Jakarta menghasilkan RDF yang telah diserap industri semen. RDF Rorotan Resmi Dimanfaatkan Industri Semen Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, pengolahan sampah menjadi RDF merupakan langkah konkret mengurangi beban sampah sekaligus menghadirkan sumber energi alternatif….

Read Full News

Baling-baling Perahu Sering Rusak Terlilit Sampah, Nelayan Keluhkan Kotornya Kali Cakung Drain Jakut

www.bincangekonomi.com.ǁJakarta,18 Oktober 2025-Aktivitas para nelayan di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, terganggu akibat hamparan sampah yang memenuhi aliran Kali Cakung Drain. Sampah yang didominasi limbah rumah tangga ini mengalir langsung ke laut dan kerap menumpuk di jalur perahu nelayan. Kondisi tersebut membuat baling-baling perahu nelayan sering tersangkut, bahkan rusak karena terlilit sampah plastik. Nelayan mengaku, meski petugas kerap melakukan pembersihan, tumpukan sampah tetap saja muncul…

Read Full News