Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Solar di Daan Mogot Jakarta Barat Tetap Terjaga
www.bincangekonomi.comǁJakarta,19 September 2026-Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) angkat bicara mengenai antrean truk yang mengular untuk mengisi Solar di sejumlah SPBU Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) mengapresiasi laporan dan kepedulian masyarakat terkait informasi antrean Solar di wilayah Pesing Daan Mogot, Jakarta Barat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, berdasarkan pemantauan kondisi penyaluran terkini pada Jumat, 18 September 2026 sore, penyaluran Solar di SPBU wilayah Daan Mogot Jakarta Barat terpantau tetap berjalan dan terus dipantau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam keterangannya pada Sabtu (19/9/2026), Pertamina menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan yang mengantre dalam 1 minggu terakhir seiring dengan adanya penyesuaian pada harga BBM Nonsubsidi.
Sehingga terjadi pergeseran konsumsi di jalur utama logistik sekitar area Pesing Daan Mogot.
Untuk menjaga ketahanan stok di SPBU, Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Jakarta telah melakukan penambahan supply sebesar 22 persen per harinya.
Di tingkat SPBU, petugas telah melakukan penanganan dengan bantuan tim marshall untuk mengatur antrean kendaraan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi stok dan penyaluran BBM secara intensif serta melakukan penyesuaian pola suplai sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga penyaluran BBM tetap optimal dan terbuka terhadap laporan masyarakat.
Untuk informasi maupun pengaduan terkait pelayanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui email pcc135@pertamina.com.
Antrean Mengular
Sebelumnya diberitakan, pemandangan antrean truk yang mengular terlihat di SPBU dekat Perempatan Pesing, Jakarta Barat.
Jika biasanya antrean kendaraan berat lebih domina terlihat pada malam, tapi kini antrean juga kerap terjadi pada siang hari.
Antrean truk bahkan sampai mengular ke bahu jalan.
Amir salah seorang sopir truk mengaku sejak beberapa pekan terakhir antrean solar memang cukup panjang.
Sebab, ia mengaku ada beberapa SPBU yang kehabisan stok solar.
“Langka mas. Sekalinya ada, antreannya panjang banget. Kadang malah suka ada pom yang sudah kehabisan Solar,” ujar Amir dikutip, Jumat (18/9/2026).
Bisa Makan Waktu Dua Jam
Amir mengungkapkan, durasi yang dihabiskan untuk sekali mengisi BBM tidaklah sebentar.
Dalam kondisi normal saja, ia harus menyisihkan waktu setidaknya satu jam di dalam antrean kendaraan berat.
“Rata-rata ya satu jam lah buat antre. Malah saya pernah antre paling lama itu mau dua jam sendiri cuma buat isi Solar,” ungkap Amir.
“Saya rasa sih sudah tiga mingguan kondisi susah Solar kayak begini. Padahal ini di Jakarta loh,” lanjutnya.
Guna mensiasati antrean yang terlalu mengular, Amir dan rekan-rekan sesama pengemudi truk sering kali menghindari SPBU yang berada di rest area jalan tol.
Pasalnya, antrean di lokasi tersebut kerap tak masuk akal panjangnya.
“Makanya kadang kita milih pom yang di jalan bawah aja, karena masih enggak terlalu panjang walau tetap harus sabar antre,” lanjutnya.

