Pramono Ultimatum Pasukan Kuning Dinas Bina Marga: Jangan Tunggu Jalan Rusak Viral Baru Bergerak
www.bincangekonomi.comǁJakarta,15 April 2026-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga tidak menunggu laporan warga atau kasus viral di media sosial untuk menangani kerusakan jalan dan infrastruktur kota.
Pesan tegas itu disampaikan saat menghadiri kegiatan apresiasi dan halalbihalal bersama lebih dari seribu personel Pasukan Kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur pada Selasa (14/4/2026) kemarin.
Pramono bilang, petugas harus lebih peka dan aktif memantau kondisi lapangan agar potensi kerusakan bisa ditangani lebih cepat sebelum membahayakan warga.
“Saya ingin mengingatkan, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya,” ucapnya.
Jalan Berlubang Harus Cepat Ditangani
Pramono juga meminta jajaran Dinas Bina Marga, terutama kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan jalan di Jakarta bebas dari lubang.
Ia menekankan pentingnya pemantauan rutin dan respons cepat, terutama setelah tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026 yang memicu kerusakan di sejumlah ruas jalan.
Menurutnya, langkah cepat di lapangan sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
“Saya melihat langsung Pasukan Kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” tuturnya.
Apresiasi untuk 1.500 Personel Pasukan Kuning
Di sisi lain, Pramono memberikan apresiasi atas kerja keras sekitar 1.500 personel Pasukan Kuning yang setiap hari bertugas menjaga infrastruktur kota.
Ia menilai dedikasi petugas yang bekerja di tengah hujan, panas, siang, maupun malam menjadi kontribusi nyata yang langsung dirasakan warga Jakarta.
“Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning,” ujarnya.
Selain perbaikan jalan, Pasukan Kuning juga bertugas merawat trotoar, JPO, pompa underpass, lampu penerangan jalan, hingga fasilitas penunjang lainnya.
“Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari,” kata Gubernur Pramono.
Tekankan Disiplin dan Semangat #JagaJakarta
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk penggunaan alat dan material kerja.
Ia berharap seluruh personel menjaga semangat kebersamaan dan terus memperkuat gerakan #JagaJakarta.
“Pasukan Kuning adalah ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota. Saya berharap kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” tuturnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Pramono turut menyerahkan apresiasi kepada 10 personel Pasukan Kuning terbaik.

