5 Tahun Kesulitan Komunikasi, Lansia di Jakarta Barat Kini Bisa Lebih Jelas Mendengar


www.bincangekonomi.comǁJakarta,22 April 2026-Seorang lansia bernama Abdul Halik selama lima tahun terakhir mengalami penurunan fungsi pendengaran.

Sejak tahun 2020, kondisi tersebut membuat Halik kesulitan berkomunikasi, terutama saat harus mendengar percakapan dari jarak jauh.

“Makin parah ini pendengaran pas keluar kerja tahun 2020. Karena beban pikiran banyak harus biayain keluarga,” kata Halik dikutip Rabu (22/4/2026).

Di rumahnya di wilayah RT 08/RW 06, Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Halik tinggal bersama istri dan sang cucu.

“Kalau anak udah pada misah tinggalnya,” kata dia.

Keterbatasan ini turut memengaruhi aktivitas sehari-harinya, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Halik sempat membuka warung kecil serta menerima jasa servis kipas angin.

Namun, keterbatasan pendengaran menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan aktivitas tersebut.

Kisah pilu Halik sampai kepada Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah yang berasal di dapil tempat tinggal Halik.

Menanggapi aspirasi itu, Ima segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jakarta Barat untuk membantu penanganan kondisi lansia tersebut.

“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jakarta Barat agar bisa memberikan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Ima.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan terealisasinya bantuan alat bantu dengar untuk Halik.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu beliau kembali berkomunikasi dengan lebih jelas dan meningkatkan kualitas hidupnya.

“Semoga melalui bantuan alat bantu dengar ini, Bapak Abdul Halik dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman,” kata Ima.

Ima juga berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan, khususnya para lansia dengan keterbatasan kesehatan.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons cepat aspirasi masyarakat serta memastikan bantuan sosial tepat sasaran,” ujarnya.