Pramono Sebut Harga Cabai di Jakarta Turun Tanpa Intervensi, Hari ke-5 Ramadan Harga Diklaim Stabil
www.bincangekonomi.comǁJakarta,23 Februari 2026-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim harga cabai rawit merah (CRM) di Ibu Kota sudah mengalami penurunan meski belum dilakukan intervensi pasar oleh pemerintah daerah.
Hal ini disampaikan Pramono saat ditanya terkait strategi Pemprov DKI Jakarta untuk mengendalikan harga pangan selama Ramadan.
“Cabai belum diintervensi saja harganya sudah turun,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Gambir, Senin (23/2/2026).
Pantau 3 Komoditas Pemicu Inflasi
Pramono menjelaskan, pihaknya telah meminta Perumda Pasar Jaya untuk melakukan pemantauan terhadap sejumlah komoditas strategis yang berpotensi memicu inflasi.
“Sebenarnya tiga yang dimonitor. Pertama adalah harga beras, kemudian cabai, yang ketiga daging. Karena ini biasanya komponen yang secara langsung akan berpengaruh terhadap inflasi,” ucapnya.
Menurutnya, pengawasan dilakukan secara ketat terutama selama Ramadan, mengingat lonjakan harga biasanya terjadi pada periode tersebut.
Hari Kelima Ramadan, Harga Masih Terjaga
Pramono menyebut hingga hari kelima Ramadan, harga kebutuhan pokok di Jakarta masih dalam kondisi terkendali.
“Sampai dengan per hari ini, hari kelima ini menyambut Ramadan ini, alhamdulillah harga-harga masih terjaga dengan baik,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta memastikan terus memantau ketersediaan stok dan pergerakan harga agar stabilitas ekonomi ibu kota tetap terjaga selama momentum Ramadan.

