Usai Nataru, Harga Ayam di Pasar Cibubur Berangsur Turun
www.bincangekonomi.com.ǁJakarta,5 Januari 2026-Harga ayam di Pasar Cibubur, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur berangsur turun usai hari raya Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru).
Rohayah (61), pedagang di Pasar Cibubur mengatakan harga ayam yang sebelumnya mencapai Rp50 ribu per ekor untuk ukuran besar dalam dua hari terakhir turun menjadi Rp45 ribu.
“Sudah turun sedikit, walaupun belum normal. Biasanya kemarin Rp50 ribu per ekor. Nah, sekarang sudah mending lah bisa Rp45 ribu per ekor,” kata Rohayah di Jakarta Timur, Senin (5/1/2026).
Meski harga saat ini belum dapat dikatakan normal, namun penurunan harga ayam disambut baik pedagang karena sudah empat bulan terakhir harga ayam terus melonjak.
Menurut pedagang selama empat bulan terakhir atau sejak September 2025 hingga bulan Desember, harga ayam melonjak tajam hingga puncaknya mencapai Rp50 ribu per ekor.
“Normalnya harga ayam Rp40 ribu per ekor. Kalau untuk harga yang per kilogramnya itu harga awalnya Rp35-Rp36 ribu, terus naik jadi Rp40 ribu per kilogram,” ujarnya.
Rohayah berharap harga ayam dapat terus turun hingga kembali normal seperti sediakala, agar tidak memberatkan modal pedagang maupun membebani daya beli masyarakat.
Pasalnya saat harga ayam melonjak para pedagang di Pasar Cibubur mengaku keuntungannya berkurang, mereka juga menerima banyak keluhan dari pembeli terkait mahalnya harga.
“Harapannya ingin harga standar. Ya jangan terlalu mahal lah. Biar terjangkau juga sama masyarakat. Ini sudah dua hari terakhir, kemarin sama hari ini harganya mending,” tuturnya.

