Industri Garam Makin Ketat, Ini Strategi PT. Sumatraco Langgeng Makmur
www.bincangekonomi.com.ǁSurabaya,8 April 2026-Persaingan di industri garam nasional kian menunjukkan dinamika yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan pasar serta masuknya produk impor dengan standar kualitas tinggi. Di tengah kondisi tersebut, PT. Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, menyiapkan berbagai langkah strategis guna memperkuat posisi bisnisnya, baik di pasar domestik maupun internasional.
Berbasis di Surabaya, perusahaan ini telah lama dikenal sebagai salah satu pelaku industri yang konsisten menjaga kualitas produk garam olahan untuk kebutuhan industri maupun konsumsi. Direktur PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menegaskan bahwa tantangan industri saat ini justru menjadi momentum untuk melakukan transformasi dan ekspansi yang lebih agresif.
“Persaingan yang semakin ketat bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi kami untuk meningkatkan standar produksi dan memperluas jangkauan pasar. Kami percaya bahwa kualitas dan inovasi adalah kunci utama untuk tetap relevan di industri ini,” ujar Nurhadi dalam keterangannya.
Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan perusahaan adalah ekspansi pasar ke Eropa, khususnya ke wilayah Frankfurt, Jerman. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menembus pasar internasional yang memiliki standar mutu tinggi dan regulasi ketat.
Menurut Nurhadi, pasar Eropa menawarkan potensi besar, terutama untuk produk garam industri berkualitas tinggi yang digunakan dalam sektor makanan, farmasi, hingga kimia. “Kami telah melakukan berbagai penyesuaian, baik dari sisi kualitas produk, sertifikasi, maupun proses produksi agar dapat memenuhi standar internasional yang berlaku di Eropa,” jelasnya.
Selain fokus pada ekspansi global, PT. Sumatraco Langgeng Makmur juga terus melakukan modernisasi fasilitas produksi di pabriknya di Surabaya. Investasi pada teknologi pengolahan garam yang lebih efisien dan ramah lingkungan menjadi prioritas utama guna meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.
Langkah ini juga diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan. Perusahaan meyakini bahwa transformasi industri tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan SDM dalam menghadapi perubahan.
Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat kemitraan dengan petani garam lokal sebagai bagian dari upaya menjaga rantai pasok yang stabil dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bahan baku sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat pesisir.
Dengan kombinasi antara peningkatan kualitas, ekspansi pasar, serta penguatan ekosistem bisnis, perusahaan dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat internasional.
PT.Sumatraco Langgeng Makmur menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kualitas, efisiensi, dan inovasi. Ekspansi ke Frankfurt diharapkan menjadi pintu masuk bagi penetrasi lebih luas ke pasar Eropa.
“Ini bukan hanya tentang memperluas pasar, tetapi juga tentang membawa produk garam Indonesia ke panggung global dengan kualitas yang mampu bersaing,” tutup Nurhadi.
Dengan strategi yang matang dan visi jangka panjang, PT. Sumatraco Langgeng Makmur optimistis dapat menghadapi ketatnya persaingan industri sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri pengolahan garam.

