PT. Sumatraco Langgeng Makmur Memastikan Kesesuaian Produk Garam dengan Standar Nasional
www.bincangekonomi.com.ǁSurabaya,20 Januari 2026-PT.Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh produk garam yang dihasilkan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas, keamanan, dan daya saing produk garam nasional di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Beroperasi melalui pabrik pengolahan yang berlokasi di Surabaya, PT. Sumatraco Langgeng Makmur secara konsisten menerapkan sistem pengendalian mutu yang ketat, mulai dari proses pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan produk. Seluruh tahapan produksi dilakukan dengan mengacu pada regulasi pemerintah serta standar mutu yang ditetapkan oleh lembaga berwenang.
Direktur PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menyampaikan bahwa pemenuhan standar nasional merupakan fondasi utama perusahaan dalam membangun kepercayaan konsumen dan mitra usaha. Menurutnya, kualitas produk tidak hanya menjadi tuntutan pasar, tetapi juga bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat.
“Sebagai produsen garam, kami memahami bahwa produk yang kami hasilkan berhubungan langsung dengan kebutuhan konsumsi dan industri. Oleh karena itu, kesesuaian dengan Standar Nasional Indonesia menjadi prioritas utama kami agar produk yang beredar aman, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Nurhadi Wiyono
Ia menambahkan, perusahaan secara berkala melakukan uji laboratorium terhadap produk garam yang dihasilkan untuk memastikan kadar kemurnian, kebersihan, serta kandungan mineral sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, PT. Sumatraco Langgeng Makmur juga terus melakukan modernisasi peralatan produksi guna meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas.
Tidak hanya berfokus pada pasar domestik, PT. Sumatraco Langgeng Makmur saat ini tengah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan ekspansi ke pasar internasional. Salah satu target utama perusahaan adalah Jepang, khususnya wilayah Yokohama, yang dikenal memiliki standar kualitas dan keamanan pangan yang sangat tinggi.
Menurut Nurhadi, rencana ekspansi tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan garam berkualitas tinggi untuk kebutuhan industri makanan dan non-makanan di pasar Jepang. “Pasar Jepang, khususnya di Yokohama, memiliki potensi yang sangat besar. Namun, kami menyadari bahwa untuk dapat masuk ke sana, produk harus memenuhi standar yang jauh lebih ketat. Oleh karena itu, sejak dini kami mempersiapkan seluruh aspek produksi agar selaras dengan standar internasional,” jelasnya.
Sebagai bagian dari persiapan ekspansi, perusahaan juga melakukan penyesuaian pada sistem manajemen mutu, dokumentasi produksi, serta penguatan sumber daya manusia. PT. Sumatraco Langgeng Makmur berkomitmen untuk memastikan bahwa produk garam yang diekspor nantinya tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.
Keberadaan pabrik di Surabaya dinilai strategis dalam mendukung rencana pengembangan tersebut. Selain didukung oleh infrastruktur industri yang memadai, lokasi tersebut juga memudahkan akses distribusi ke berbagai wilayah di dalam maupun luar negeri.
Dengan langkah-langkah tersebut, PT. Sumatraco Langgeng Makmur optimistis dapat memperluas pangsa pasar sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan citra produk garam Indonesia di tingkat internasional. Perusahaan berharap, melalui konsistensi kualitas dan kepatuhan terhadap standar, industri garam nasional dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang kuat di pasar global.

